Peneliti Indef Nilai Efisiensi Biaya Logistik Akan Dongkrak Investasi dan Daya Saing Ekspor

tingginya biaya logistik di Indonesia menjadi salah satu kendala investasi sekaligus melemahkan daya saing

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Wahyu Aji
HO
ILUSTRASI Tahun 2022 kemarin salah satu sektor bisnis yang cukup menjanjikan adalah bisnis logistik, karena pertumbuhan ekonomi membaik meskipun banyaknya bayangan resesi ekonomi global di tahun kemarin. Pelaku usaha di industri ini meyakini tahun 2023 ini memiliki peluang dan tantangan, sehingga harus dihadapi dengan berbagai strategi dalam hal menjaga rantai pasok logistik. 

Laporan Wartawan centreboulevard.com, Chaerul Umam

centreboulevard.com, JAKARTA - Pemerintah berupaya meningkatkan kinerja logistik nasional untuk memperbaiki iklim investasi dan meningkatkan daya saing perekonomian nasional

Satu di antaranya dengan menginisiasi National Logistics Ecosystem (NLE) yang mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional.

Terkait hal itu, Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Eisha Maghfiruha Rachbini mengakui tingginya biaya logistik di Indonesia menjadi salah satu kendala investasi sekaligus melemahkan daya saing produk-produk dalam negeri.

"Biaya logistik memang menjadi faktor yang menentukan daya saing Indonesia. Di sisi ekspor, biaya logistik yang mahal menjadikan produk Indonesia kalah saing (mahal) dibandingkan dengan kompetitornya di pasar internasional," kata Eisha, Rabu (25/1/2023).

NLE juga dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi logistik nasional. NLE memastikan kelancaran pergerakan arus barang ekspor dan impor, maupun pergerakan arus barang domestik, baik antar daerah dalam satu pulau maupun antar pulau. 

Oleh sebab itu, NLE akan berdampak signifikan jika mampu dilakukan secara optimal.

"Jika NLE ini berhasil diterapkan dan implementasinya sesuai dengan tujuannya yaitu mengurangi biaya logistik, saya rasa upaya yang baik. Terutama dalam mendukung ekspor dan juga percepatan industrialisasi di dalam negeri," ucap dia.

Selain mampu mendongkrak investasi, NLE juga akan meningkatkan daya saing ekspor Indonesia, dan mendorong pertumbuhan industri dalam negeri.

"Selain investasi, mendorong daya saing ekspor, dan industri dalam negeri," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan kehadiran NLE diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik nasional dengan cara mengintegrasikan layanan pemerintah dengan platform-platform logistik yang telah beroperasi.

Baca juga: MTI: Saatnya Mengembangkan Transportasi Logistik Berbasis Rel

“Sinergi dan kolaborasi adalah kunci, karena menjaga resiliensi ekonomi dan memastikan tercapainya target pertumbuhan ekonomi membutuhkan kerja sama dan kerja keras seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, kolaborasi menjadi kunci keberhasilan implementasi NLE,” ujar Ketua Umum Partai Golkar itu.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 centreboulevard.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved