Proliga

3 Faktor Jakarta Bhayangkara Presisi Bisa Ukir Sejarah di Proliga 2023: Ada Toiran si Jimat Samator

Tiga alasan mengapa Jakarta Bhayangkara Presisi bisa mengukir sejarah di Proliga 2023 lewat gelar juara, Toiran Reidel faktor utama.

Penulis: Drajat Sugiri
Instagram @bhayangkaravoli__
Jakarta Bhayangkara Presisi rayakan kemenangan di pertandingan Proliga 2023 

centreboulevard.com - Jakarta Bhayangkara Presisi bisa mengukir sejarah sebagai pendatang baru yang langsung menyabet gelar juara Proliga 2023 di musim debutnya.

Ada 3 faktor yang mendasari mengapa Jakarta Bhayangkara Presisi masuk kandidat kuat juara Proliga 2023.

Jika benar Rendy Tamamilang dkk mengakhiri kompetisi elite voli Nasional Proliga 2023 dengan trofi juara, maka skuad asuhan Toiran Reidel ini mengulang prestasi Jakarta LavAni Allo Bank.

Baca juga: 4 Fakta Achmad Rizal Nurhuda di Proliga 2023, Ternyata Adik Wilda Nurfadhilah Sugandi

Proliga 2023 baru merampungkan putaran pertama dan akan menapak ke putaran kedua pada 2 Februari mendatang di Gresik.

Tentu masih jauh untuk menyinggung soal gelar juara Proliga 2023. Pasalnya setiap tim akan mempertaruhkan nasibnya di putaran kedua ini untuk bisa menembus babak final four.

Pada babak 4 besar nanti, setiap tim masih harus berjibaku untuk mengamankan tiket final Proliga 2023.

Dari sektor putra, Jakarta Bhayangkara Presisi menjadi kandidat kuat jika merujuk kepada tabel klasemen.

Jakarta Bhayangkara Presisi rayakan kemenangan di pertandingan Proliga 2023
Jakarta Bhayangkara Presisi rayakan kemenangan di pertandingan Proliga 2023 (Instagram @bhayangkaravoli__)

Nizar Zulfikar cs mengakhiri Proliga 2023 putaran pertama sebagai pemuncak klasemen dengan koleksi 17 poin. Sama dengan Jakarta LavAni, bedanya Dio Zulfikri dkk menelan 8 set kekalahan, berbanding 7 milik Jakarta Bhayangkara Presisi.

Jalan terjal membentang di hadapan Jakarta Bhayangkara Presisi. Terdekat, mereka wajib mengamankan tiket final four, sebelum menatap laga Grand Final.

Setidaknya 3 faktor krusial dimiliki tim milik korps Polri ini untuk merajai kompetisi elite voli Tanah Air edisi 2023.

1. Dihuni Pemain Berlabel Timnas

JBP boleh dilabeli sebagai miniatur timnas meski berstatus tim pendatang baru.

Pasalnya, sejumlah pemain menyandang status sebagai penggawa Timnas baik Indonesia maupun negara lain.

Untuk Timnas Indonesia, JPB diperkuat oleh Rendy Tamamilang, Nizar Zulfikar, Hernanda Zulfi hingga Yuda Mardiansyah.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 centreboulevard.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved